English Education Department Proudly Present Snow White

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Semester 7 Universitas Banten Jaya, menggelar Pementasan Drama dengan judul snow white yang diselenggarakan di Auditorium UNBAJA Kampus 1, Selasa malam (26/12/2018).

Dr. Nurhaeda Gailea selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah Study of Drama mengatakan, pementasan drama ini merupakan bagian dari proses pembelajaran dan supaya mereka (mahasiswa) dapat lebih mengenali karakter diri, mengembangkan speaking English Mahasiswa PBI UNBAJA, menambah Kosa Kata Bahasa Inggris dan juga Mahasiswa bisa memahami lebih tentang karya sastra serta mereka dapat memahami bagaimana suatu petunjukanpementasan drama dilaksanakan.

“Dalam penyampaian mata kuliah mahasiswa, tidak hanya memberikan paparan teori-teorinya saja, melainkan juga membuthkan berbagai eksperimen dan dipraktekan, supaya mahasiswa bisa mengaplikasikan secara langsung ilmu yang didapat dari dosennya.” Ujarnya.

Gailea juga menjelaskan, Pertunjukan Drama ini guna melatih mental  mahasiswa karena pementaan drama ini dihadiri oleh banyaknya penonton yang secara langsung tidak hanya menyaksikan tetapi juga memahami dialog para mahasiswa.

Lebih lanjut Gailea mengatakan kegiatan ini juga sebagai upaya mengenalkan kepada masyarakat luas bahwa UNBAJA memiliki keunikan, dimana proses perkuliahannya tidak hanya dikelas tetapi mereka juga banyak peraktek dan mengapplikasikan pembelajaran bahasa Inggris dengan meningkatkan keterampilan berkomunikasi dalam bahasa Inggris dengan sesama pemeran atau penonton. Poin yang paling terpenting adalah siswa bisa mendapatkan pengalaman yang luar biasa dengan praktek langsung Ungkapnya.

Husnul salah satu pemain dalam pementasan Drama mengatakan, adanya mata kuliah study of drama di awal semester telah dibekali berbagai teori dasar tentang Drama dari mulai old drama, hingga modern drama yang bisa meningkatkan speaking English. banyak hal yang bisa diambil dari dari Mata Kuliah ini tidak hanya didapatkan teorinya saja melainkan praktek langsung dengan pementasan ini, saya dan teman-teman bisa meningkatkan kemampuan berbicara  Bahasa Inggris dan memiliki mental yang baik untuk bekal mengajar setelah lulus nanti, pungkasnya.

Tim Mahasiswa Pendidikan Akuntansi UNBAJA Raih Juara 3 Gunadarma All About Accounting Competition 2019

Depok, (17/1) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi FKIP UNBAJA meraih juara ke-3 pada event Gunadarma All About Accounting Competition (GAAAC) 2019. Tim yang beranggotakan Risky Aisyah Maharani dan Susilawati untuk kategori Tax Application, dimana mekanisme lomba menggunakan aplikasi Zahir Accounting dan penghitungan pajak menggunakan e-SPT.

Fitri Nurlaili, M.Pd yang menjadi dosen pembimbing pada kompeteisi tersebut menjelaskan GAAAC merupakan event tahunan yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma kampus Depok. Kegiatan kompetisi ini berlangsung selama dua hari, yaitu Rabu hingga Kamis, tanggal 16 – 17 Januari 2019.

Lebih lanjut Fitri mengatakan, Kegiatan GAAAC berisi rangkaian kegiatan diantaranya kegiatan lomba dalam bidang akuntansi serta kegiatan seminar nasional yang bertemakan “Edukasi dan Inklusi Keuangan Berkelanjutan: Urgensi dan Peranannya dalam Era Teknologi Finansial”.

Sementara itu Budi Mulyati selaku kaprodi Pendidikan Akuntansi mengatakan, untuk mengikuti lomba dalam bidang akuntansi, Program Studi Pendidikan Akuntansi sebelumnya telah melakukan seleksi internal dan akhirnya diperoleh dua tim yang lolos seleksi. Tim yang lolos seleksi internal mendapatkan bimbingan dan arahan dari dosen pembimbing Fitri Nurlaili, M.Pd untuk memperdalam kemampuan dalam bidang akuntansi.

Tim yang mengikuti tahap semifinal diantaranya Tim 1 (Nurhalimah dan Fetty Elsa Saragih) dan Tim 2 (Rizki Aisyah Maharani dan Susilawati). Event GAAAC ini diikuti oleh 46 tim yang berasal dari 30 Universitas yang tersebar di seluruh Indonesia. Terdapat tiga kategori lomba yang diikuti peserta diantaranya kategori Tax Application, Zahir dan Analisa Keuangan, ujar Budi.

“Saya merasa bangga dan terharu pada perjuangan mahasiswa untuk memberikan yang terbaik bagi UNBAJA, semoga ini menjadi motivasi bagi mahasiswa lain bahwa UNBAJA dapat bersaing dengan Perguruan Tinggi lain”, pungkas Budi. (budi/TAM)

UNBAJA Bangun Jiwa Kesetiakawanan Sosial, Kunjungi Balai Perlindungan Sosial

FKIP Universitas Banten Jaya, mengajak mahasiswa semester 1 mata kuliah Pendidikan Karakter Bangsa untuk mengunjungi Balai Perlindungan Sosial di Dinas Sosial Provinsi Banten, Jumat 30/11/2018.

Dalam kunjungan ke BPS Dinas Sosial Provinsi Banten, dipimpin Dekan FKIP Chotibul Umam, Kaprodi Pendidikan Bahasa Inggris Sisca Wulansari Saputri, Kaprodi Pendidikan Akuntansi Budi Mulyati, Kaprodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Lina Marlina serta dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Karakter Bangsa Toni Anwar Mahmud serta Alamsyah Basri.

Rombongan FKIP diterima oleh Kasie penerimaan dan penyaluran, Elis Rosmiyati dan Kasie TU, Lia Amalia dan menyambut baik kehadiran Dosen dan mahasiswa FKIP UNBAJA untuk mengunjungi BPS. Hal ini merupakan ajang silaturahmi bagi para lanjut usia (lansia) yang menjadi binaan BPS Dinas Sosial.

Dekan FKIP, Chotibul Umam dalam sambutannya mengajak mahasiswa UNBAJA untuk dapat memiliki rasa empati dan membangun kesetiakawanan sosial di masyarakat. Mahasiswa tidak hanya memiliki intelektual yang tinggi tetapi juga harus mampu memiliki dan meningkatkan kepekaan sosial, ujarnya.”

Umam juga menjelaskan bahwa tujuan dilaksanakannya kunjungan ini adalah sebagai upaya membangun kepedulian mahasiswa dan melatih memiliki kepedulian sosial yang tinggi sebagai bentuk gotong royong yang merupakan karakter Bangsa Indonesia.

Kepala seksi Tata Usaha Lia Amalia, mengapresiasi kehadiran dosen dan mahasiswa FKIP dan mengajak kepada para mahasiswa menjadi orang yang memiliki kemanfaatan bagi banyak orang, karena lansia yang ada di BPS merupakan orang-orang yang berusia di atas 60 tahun, tidak memiliki keluarga dalam arti terlantar. Sebagaimana konsitusi mengamanatkan bahwa Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. Disinilah BPS dinas sosial berperan sebagai peran negara dalam melindungi dan membina pada lansia yang terlantar.

Lebih lanjut Lia menjelaskan di BPS terdapat 62 orang lansia dan 21 orang diantaranya sudah tidak memiliki kemampuan untuk mengurus dirinya, sehingga perlu perawatan yang intensif. Lia juga menyampaikan bahwa para lansia memiliki berbagai kegiatan diantaranya dalam seminggu 2 kali dilaksanakan pengajian, senam lansia serta membuat kerajinan tangan dan lain sebagainya.

Mahasiswa semester 1 Mayang mengatakan, kunjungan ke BPS ini sangatlah memberikan satu pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya karena bisa turut merasakan bahwa setiap manusia pasti menua sehingga dari usia muda perlu mengembangkan diri dan selalu mengingat jasa-jasa orang tua yang telah bersusah payah mengurus dan membimbing dirinya, ujar mayang sambil berkaca-kaca.

Sementara Husnul Khotimah salah satu mahasiswa yang mengikuti kunjungan memeluk salah satu lansia sebagai ungkapan rasa kasih sayangnya, semoga kehadiran kami mengurangi kerinduan para lansia terhadap anak dan cucunya kata Husnul. Selain Husnul Nurhayati, mengungkapkan sangat terharu dan untuk pertama kalinya dapat mengunjungi para lansia yang sudah tidak memiliki keluarga dan mengajak rekan-rekan nya untuk dapat menjaga orang tua dan tidak menelantarkan orang tua. (dini/TAM)

Pelatih Paskibra

Abdurrohman dan Bagus Gunawan, mahasiswa PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) FKIP UNBAJA, dipercaya menjadi salah satu pelatih PASKIBRAKA (Pasukan Pengibar Bendera Pusaka) Kabupaten Serang tahun 2018